Dapat Banyak Pertanyaan, Pemprov Bali Beri Penjelasan Soal Poin Nomor 10 Imbauan Gubernur Bali

  • Bagikan
Dapat Banyak Pertanyaan, Pemprov Bali Beri Penjelasan Soal Poin Nomor 10 Imbauan Gubernur Bali
Gubernur Bali Wayan Koster (Foto: Istimewa)
KEMBARA.ID – Pemprov Bali akhirnya keluarkan penjelasan mengenai salah satu poin imbauan yang jadi pertanyaan banyak pihak

Seblumnya diberitakan media ini bahwa Gubernur Bali Wayan Koster selaku kepala pemerintahan Daerah Provisni Bali kembali mengeluarkan imbauan bagi warga.

Imbaun ini dikeluarkan dalam rangka mencegah penularan dan penyebaran Covid-19 yang lebih luas lagi di wilayah Bali.

Ada setidaknya 11 poin imbauan yang dikeluarkan Pemprov Bali.

Dikutip dari Radarbali.jawapos.com, Selasa (06/09/2020) imbauan tersebut tertuang dalam dokumen dengan Nomor 2015/Gugascovid19/VI/2020 tanggal 8 Juni 2020.

Baca juga :

Bocah Alfian Eka Tewas, Kepala Membentur Pondasi Saluran Air, Sempat Terdengar Suara Tangisan

Istri Kapten Kadek Ceritakan Kejadian pada Malam Sebelum Kejadian Jatuhnya Helikopter MI-17

26 Sopir Lolos di Pelabuhan Gilimanuk Tanpa Rapid Test, Diamankan Satgas Denpasar dan Badung

Salah satu poin yang menjadi pertanyaan banyak pihak adalah salah satu penggalan kalimat pada poin nomor 10 yang berbunyi “…. agar COVID-19 segera kembali pada posisi dan fungsi sebagaimana mestinya

Banyak pihak yang belum paham dengan maksud kaliamt tersebut.

Pemprov Bali pun merespon cepat atas pertanyaan tersebut dengan mengeluarkan 6 poin penjelasan sebagai berikut:

1. Menurut sastra dalam lontar Bali Kuno termuat ajaran nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi keyakinan kuat masyarakat Bali, bahwa wabah penyakit merupakan  bagian dari siklus alam, yang bisa datang secara berulang dalam kurun waktu dasawarsa, abad, bahkan millennium (ribuan tahun).  Ada tiga jenis wabah penyakit, yaitu wabah yang menimpa manusia disebut Gering, wabah yang menimpa binatang atau hewan disebut Grubug, dan wabah yang menimpa tumbuh-tumbuhan disebut Sasab Merana.  Wabah COVID-19 merupakan salah satu jenis Gering, yang cakupan penularannya mendunia dan tingkat infeksi tinggi sehingga disebut Gering Agung (Pandemi COVID-19).

2.  Munculnya wabah penyakit merupakan pertanda adanya ketidak-harmonisan / ketidakseimbangan alam beserta isinya pada tingkatan yang tinggi akibat ulah manusia yang tidak melaksanakan tata kehidupan berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal.

  • Bagikan