Bertambah 48 Orang Positif Covid – 19 di Denpasar, Mayoritas Orang Tanpa Gejala

  • Bagikan
Bertambah 48 Orang Positif Covid - 19 di Denpasar, Mayoritas Orang Tanpa Gejala
Berisiko tertular covid-19, 25 Wartawan di Denpasar jalani Rapid Test, Sabtu (13/6/2020) (foto Pemkot Denpasar)
KEMBARA.ID,DENPASAR-Kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar hari ini mengalami peningkatan signifikan yang disebabkan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Pada Jumat (19/6/2020) tercatat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 48 orang yang merupakan transmisi lokal dan sebagian besar merupakan hasil tracing dan testing oleh suorvelience GTPP Covid 19 Kota Denpasar.

Namun demikian, 3 pasien dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan.

Baca juga:

Tertinggi Hari ini, Penambahan 81 Kasus Positif Covid-19 di Bali, Tembus Angka 976 Kasus

Oknum Kadus di Karangasem Lakukan Tindakan Tak Terpuji di Kos-kosan Selingkuhannya, Berujung di Polisi

“Hari ini sebanyak 48 orang dinyatakan positif Covid-19 di Kota Denpasar akibat transmisi lokal, dimana sebanyak 32 orang yang sebelumnya adalah OTG dinyatakan positif, 15 orang kasus positif baru dan 1 orang PDP dinyatakan positif Covid-19, namun demikian ada kabar baik, 3 pasien dinyatakan sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Jumat (19/6/2020).

Dewa Rai menjelaskan, peningkatan kasus Covid-19 di Kota Denpasar saat ini didominasi oleh transmisi lokal. Sehingga kewaspadaan bersama harus terus ditingkatkan.

Trend kasus saat ini terus meningkat karena fokus GTPP untuk menemukan kasus, namun sembari itu berjalan, masyarakat diharapkan lebih waspada dan disiplin karena siapa saja bisa jadi carier termasuk dalam lingkungan keluarga, untuk sementara jangan berkumpul dan lebih disiplin ikuti protokol kesehatan.

Langkah ini menurut Dewa Rai merupakan salah satu upaya mempercepat pemutusan penularan covid 19, sehingga nantinya masyarakat bisa lebih cepat produktif dan aman di masa pandemi covid 19.

Pihaknya kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan.

Peningkatan kasus akibat transmisi lokal belakangan ini menunjukkan tren semakin meningkat. Hal ini memerlukan upaya disiplin dan sungguh-sugguh masyarakat.

“ Kami berusaha untuk menelusuri kasus yang terjadi, sebab kalau tidak terdeteksi, ini bisa jadi ancaman akan penyebaran yang lebih luas dan nantinya bisa lebih membahayakan,

  • Bagikan