Berlinang Airmata Tak Makan Dua Hari Saat Pandemi Virus Corona, Bu Yuli Kehilangan Nyawa

  • Bagikan
Berlinang Airmata Tak Makan Dua Hari Saat Pandemi Virus Corona, Bu Yuli Kehilangan Nyawa
Ilustrasi jenazah. Kompas.com. (Garry Lotulung)
KEMBARA.ID- Peristiwa memilukan kembali terjadi ditengah pandemi virus corona atau covid-19 yang melanda di Indonesia.

Pemerintah mengimbau agar warga sebisa mungkin tak keluar rumah untuk memutuskan penyebaran virus corona.

Namun, disisi lain warga yang berprofesi sebagai para pekerja harian ini harus menghidupi keluarganya dengan bekerja.

Inilah salah satu dilema besar yang dihadapi masyarakat.

Tak hanya itu, pembagian bantuan pemerintah juga belum terdistribusikan dengan baik.

Kasus teranyar dialami satu keluarga di Banten yang kelaparan akibat tak makan selama dua hari.

Kholid dan Yuli Nur Amalia beserta 4 orang anaknya adalah warga Kelurahan Lontar Baru Kota Serang, Banten.

Selama dua hari, satu keluarga ini hanya mengganjal perut dengan mengonsumsi air minum.

Yuli sempat berkeluh kesah pada awak media tentang kondisi keluarganya yang memprihatinkan.

Bahkan, dirinya pun menangis saat menceritakan kepedihan itu.

Setelah kejadian itu, Yuli meninggal dunia.

Meski, sejak pemberitaan tentang kondisi keluarganya viral, gelombang bantuan mulai berdatangan.

Kematian Yuli dikonfirmasi oleh suaminya, Kholid.

Sang suami mengaku, istrinya sempat jatuh pingsan.

Setelah diperiksa tim medis di Puskesmas, Yuli dipastikan telah meninggal dunia.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab kematian Yuli.

Namun, yang pasti Yuli mempunyai rekam jejak tak makan dua hari sebelum meninggal dunia.

Semoga tidak terjadi lagi kasus kelaparan hingga berakhir dengan adanya korban meninggal dunia.(*)

  • Bagikan