Berita Terkini, Satu Keluarga Dibantai di Gang Sebadang Dalam, Tak Terima Diminta Cerai Keluarga

  • Bagikan
Berita Terkini, Satu Keluarga Dibantai di Gang Sebadang Dalam, Tak Terima Diminta Cerai Keluarga
Ilustrasi garis polisi di TKP. FOTO/ist Kompas.com
KEMBARA.ID, PONTIANAK-Satu keluarga mulai dari orangtua, anak perempuan dan saudara laki-lakinya dibantai pelaku berinisial A.

Pelaku membawa senjata tajam parang menyerang keluarga ini, yang berakibat satu orang tewas di tempat kejadian dan dua orang kritis.

Satu keluarga ini dibantai di gang Sebadang Dalam, Jalan H Rais A Rahman, Kelurahan Sungai Jawi Luar, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis 11 Februari 2021 dini hari.

Meski mendengar teriakan keluarga yang dibantai, warga setempat takut mendekat.

1000 Nasabah Kehilangan Ratusan Juta, Polda Bali Bongkar Sindikat Skimming, Tiga Pelaku asal NTB

Mereka takut keselamatan mereka ikut terancam jika berani mendekati melerai pelaku.

Diketahui pelaku A merupakan suami dari AT anak perempuan dari AP yang saat itu turut dibantai dan saat ini kritis di rumah sakit.

Keduanya berstatus istri dan mertua pelaku, yang mengalami luka berat dan dirawat intensif di rumah sakit St. Antonius Pontianak.

Guru Olahraga Sebar Video Syur Bareng Siswi SMA, Cemburu Korban Pacaran dengan Sebaya

Sementara AB kakak dari istri pelaku (ipar) tewas di lokasi kejadian.

Kesaksian para saksi di lokasi kejadian, bahwa pelaku A memang saat ini telah berpisah rumah dengan istrinya, AT.

Seperti dilansir Kembara.id dari suara.com, Kamis 11 Februari 2021, Husen tetangga korban, menerangkan pembantaian satu keluarga ini terjadi sekira pukul 05.00 WIB.

Warga mendengar teriakan dan keluar ingin melihat kejadian tersebut.

Ayu dan Pasangan Terlarang Habisi Nyawa Bayi Sembilan Bulan, Takut Ketahuan karena Wajah Mirip Selingkuhan

Awalnya dikira terjadi perampokan. Warga pun mendekati lokasi kejadian.

Mereka berniat membantu namun tak berani.

“Warga melihat pelaku ini membawa sajam.

Jadi kami tidak berani mendekat. Pas pelaku keluar, baru kita ketahui kalau dia keluaga korban,” ujar Husen.

Husen juga tahu bahwa pelaku telah berpisah tempat tinggal dengan istrinya.

  • Bagikan