Beredar Hoaks Jutaan Rokok Sampoerna Terpapar Virus Corona, Berikut Klarifikasi PT HM Sampoerna

  • Bagikan
Beredar Hoaks Jutaan Rokok Sampoerna Terpapar Virus Corona, Berikut Klarifikasi PT HM Sampoerna
ilustrasi virus corona (ilustrasi: Istimewa/Freepik.com
KEMBARA.ID- Meninggalnya dua karyawan HM Sampoerna yang diduga karena terinfeksi virus corona (covid-19) menimbulkan spekulasi hingga beredarnya informasi hoaks.

Apalagi, temuan tersebut diikuti dengan penutupan sementara pabrik Rungkut 2, Surabaya milik HM Sampoerna mulai 27 April 2020.

Berikut pesan hoaks yang diposting akun Facebook Hansen Latuconsina, pada 30 April 2020.

Beredar Hoaks Jutaan Rokok Sampoerna Terpapar Virus Corona, Berikut Klarifikasi PT HM Sampoerna
Baca juga: Komplek Pabrik Rokok Sampoerna Ditutup, Dua Orang Meninggal, Ratusan Orang Diisolasi

Klarifikasi PT HM Sampoerna

Karantina produk telah dilakukan PT HM Sampoerna selama lima hari sebelum produk didistribusikan kepada pelanggan dewasa.

European Centre for Disease Prevention and Control (European CDC) dan World Health Organization (WHO) menyarankan batas atas stabilitas lingkungan covid-19 selama tiga hari.

Yaitu, covid-19 dapat bertahan selama 72 jam pada permukaan plastik dan paduan logam atau stainless steel.

Baca juga: Pendaftaran Diskon Listrik Rp 100 Ribu Mulai Besok 1 Mei 2020, Calon Penerima Wajib Siapkan Syarat ini

Selain itu, kurang dari 4 jam pada tembaga dan kurang dari 24 jam pada kardus.

Artinya, pihak PT HM Sampoerna telah melakukan karantina produk lebih lama dua hari dari yang ditetapkan dua lembaga internasional tersebut.

Penjelasan itu disampaikan Direktur, PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita.

“Selain mematuhi semua peraturan yang berlaku dan menjalankan protokol kesehatan, Sampoerna telah memastikan bahwa kualitas produk merupakan prioritas perusahaan,” jelas Elvira dikutip kembara.id dari Liputan6.com.

PT HM Sampoerna telah menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing sesuai anjuran WHO dan Pemerintah Indonesia sejak pertengahan bulan Maret 2020 lalu.

Langkah-langkah yang dilakukan PT HM Sampoerna yaitu, melakukan pembatasan akses bagi karyawan menuju fasilitas produksi.

Melakukan cek suhu tubuh setiap karyawan ketika memasuki area kantor produksi.

Meningkatkan kebersihan dan sanitasi, serta menyediakan masker dan hand sanitizer bagi karyawan.

Pihaknya juga aktif memberikan informasi pada karyawan mengenai pentingnya menjaga kebersihan, penerapan physical distancing pada fasilitas produksi seperti kantin, tempat ibadah, dan area berkumpul.

  • Bagikan