Belum Ada Biaya, Karantina Pasien OTG-GR Covid-19 dan Nakes di Bali Dihentikan, Deadline Check Out 27 Februari 2021

  • Bagikan
Belum Ada Biaya, Karantina Pasien OTG-GR Covid-19 dan Nakes di Bali Dihentikan, Deadline Check Out 27 Februari 2021
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. Foto/ist sindonews
KEMBARA.ID, DENPASAR-Pembiayaan hotel karantina pasien orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan (GR) Covid-19, juga para tenaga kesehatan (Nakes) di Bali dihentikan sejak Jumat 19 Februari 2021.

Karantina diarahkan secara mandiri di rumah masing – masing dengan pengawasan ketat Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Bali.

Hal ini terjadi karena dana karantina yang bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB hanya sampai dengan tanggal 28 Februari 2021.

Informasi ini termuat dalam surat yang diterbitkan Pemprov Bali pada Kamis 18 Februari 2021 yang ditanda tangan Sekda Bali, Dewa Made Indra.

Dalam surat tersebut tertulis bahwa informasi terkait Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB hanya sampai dengan tanggal 28 Februari 2021 didapat dari dari Bapak Ir. Harmensyahdsn, Dipl.SE, M.M – Plt. Sestama BNPB.

Sementara itu, batas waktu keluar (check out) bagi pasien kasus positif COVID-19 di lokasi karantina di Bali, pada tanggal 27 Februari 2021, sedangkan untuk tenaga kesehatan yang bertugas karantina, keluar pada tanggal 28 Februari 2021.

Berikut isi lengkap surat tersebut:

Dalam rangka menindaklanjuti pembiayaan karantina oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Dana Siap Pakai (DSP), bersama ini disampaikan hal sebagai berikut :

  1. Pembayaran hotel Karantina orang tanpa gejala – gejala ringan (OTG-GR) dan tenaga kesehatan (nakes) COVID-19 yang bersumber dari Dana Siap Pakai (DSP) dari BNPB hanya sampai dengan tanggal 28 Februari 2021, (Informasi dari Bapak Ir. Harmensyahdsn, Dipl.SE, M.M – Plt. Sestama BNPB);
  2. Mengingat belum adanya kepastian pembiayaan Hotel Karantina orang tanpa gejala – gejala ringan (OTG-GR) dan tenaga kesehatan (nakes) COVID-19 mulai Bulan Maret 2021, maka evakuasi kasus positif COVID-19 ke hotel tempat karantina terhitung mulai tanggal 19 Februari 2021 dihentikan sementara dan diarahkan untuk isolasi mandiri di rumah;
  3. Batas waktu keluar (check out) bagi kasus positif COVID-19 pada tanggal 27 Februari 2021, sedangkan untuk petugas karantina pada tanggal 28 Februari 2021;
  4. Agar Satgas Gotong Royong Covid-19, melakukan pengawasan isolasi mandiri di rumah dimaksud;
  5. Pasien COVID-19 yang bergejala (terutama gejala berat), dapat dibawa ke rumah sakit rujukan. Demikian disampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih.
Surat bernomor 197/SatgasCovid19/II/2021, dan bersifat segera ini ditujukan kepada bupati dan walikota se – Bali.
  • Bagikan