Bejat! Pria ini Bunuh Pacarnya Karena Menolak Berbuat Mesum, Jenazah Korban Tetap Dicumbu

  • Bagikan
Bejat! Pria ini Bunuh Pacarnya Karena Menolak Berbuat Mesum, Jenazah Korban Tetap Dicumbu
Ilustrasi bunuh pacar sendiri (Istimewa)
KEMBARA.ID – Seorang pria berinisial AM terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian lantaran membunuh sang kekasih berinisial IP.

AM diamankan oleh pihak Kepolisian dari Satreskrim Polres Payakumbuh, Sumatera Barat pada Rabu (16/12/2020) lalu di Kota Bukittinggi.

Dilansir dari Kompas.com, AM disebut tega membunuh sang kekasih lantaran korban menolak ajakan pelaku untuk berbuat mesum.

Kasat Reskrim Polres Payakumbuh Mochamad Rosidi mengungkapkan kronologi peristiwa pembunuhan ini.

Menurutnya peristiwa itu bermula dari pertemuan pelaku dengan korban di daerah Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Pelaku kemudian mengajak korban ke sebuah gubuk di Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

Gubuk tersebut juga akhirnya menjadi lokasi pembunuhan.

Sesampainya di gubuk itu, pelaku mengajak korban untuk berbuat mesum, namun korban menolak.

“Kemudian pelaku mengajak korban ke pondok yang menjadi lokasi pembunuhan, kemudian pelaku mengajak korban untuk bercumbu atau berhubungan badan. Namun korban menolak dan berteriak,” ujar Mochamad Rosidi dilansir dari Kompas.com.

Rosidi juga membeberkan fakta mengejutkan, setelah korban menolak dan berteriak, pelaku lantas mencekik leher korban hingga meninggal dunia.

Namun tidak sampai disitu saja perbuatan bejat pelaku.

Meskipun korban sudah tak bernyawa, pelaku tetap melakukan aksinya, jasad korban tetap dicumbu.

Pacar dibunuh, mayatnya tetap dicumbu Dijelaskan oleh Rosidi, kejadian pembunuhan berawal saat pelaku dan korban bertemu di Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

“Setelah meninggal, pelaku tetap melancarkan niatnya mencumbu korban,” ungkap Mochamad Rosidi

Rosidi juga mengungkapkan kasus ini bisa terkuak berawal dari penemuan mayat perempuan di sebuah gubuk pada 9 Desember 2020 lalu.

“Kasus pembunuhan ini berawal ditemukannya sesosok mayat perempuan di dalam sebuah pondok pada 9 Desember lalu oleh warga,” ujar Mochamad Rosidi

Kemudian pihak kepolisian melakukan identifikasi terhadap mayat tersebut dam diketahui identitas mayat tersebut.

Kini pelaku mendekam di sel tahanan Polres Payakumbuh untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)

  • Bagikan