Bandar Narkoba Terjun ke Danau Berlumpur dengan Tangan Diborgol, Polisi Kira Tewas, Ternyata Lolos dengan Cara ini

  • Bagikan
Bandar Narkoba Terjun ke Danau Berlumpur dengan Tangan Diborgol, Polisi Kira Tewas, Ternyata Lolos dengan Cara ini
Ilustrasi pencarian korban tenggelam di danau. Foto/ist tribunnews

KEMBARA.ID, JAMBI– Dua orang bandar dan pengguna narkoba, nekat lompat ke danau yang berlumpur meski sudah ditangkap polisi.

Keduanya memutuskan melompat dengan keadaan tangan mereka sudah diborgol di bagian belakang oleh polisi.

Dua bandar dan pengguna narkoba ini bernama, Mulyadi dan Tommy. Keduanya melompat di danau Sipin Kota Jambi.

Polisi mengira keduanya meninggal dunia.

Anggota polisi BNNP Jambi dan tim Ditpolairud Polda Jambi
sempat melakukan pencarian di danau namun tidak menemukan karena kondisi danau yang berlumpur dan dipenuhi jaring tangkapan ikan nelayan.

Terungkap, Oknum Polisi dan PNS Pemeran Video Intim di Ruang Isolasi, Janda Cantik dan Bripka F Positif Covid-19

Viral Video Pasien Covid-19 Berhubungan Badan di Ruang Isolasi, Kapolres: Disinyalir Anggota Kami

Perkiraan kedua orang ini tewas, terbantahkan setelah petugas mendapat informasi bahwa keduanya selamat.

Mereka selamat dengan cara selamat keluar dari danau dan memotong borgol di sebuah bengkel.

Seperti dilansir Kembara.id dari Kompas.com, Sabtu (23/1/2021),
Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jambi Guntur Aryo Tejo, menyampaikan dari informasi yang didapatkan, pelaku selamat dan meminta tolong sebuah bengkel untuk memotong borgol.

“Informasinya selamat,” kata Guntur Aryo Tejo, Jumat (22/1/2021).

Dia menambahkan, hingga saat ini tim masih terus mencari keberadaan kedua pelaku.

Danau Sipin digunakan menjadi home base pesta sabu pada Kamis (21/1/2021) pukul 02.00 WIB.

Polisi mengetahui tempat ini kemudian digerebek.

Saat penggerebekan didapati empat orang.

Dua orang berhasil ditangkap dan dua orang melarikan diri.

  • Bagikan