Bali Era Baru di Villa Puri Beji Badung, Ini Tarif Paket Spesial Hemat yang Ditawarkan

  • Bagikan
Villa Puri Beji Badung, properti pariwisata di Bali yang dikelola Manajemen Grya Pratama. Foto ist
Villa Puri Beji Badung, properti pariwisata di Bali yang dikelola Manajemen Grya Pratama. Foto ist
KEMBARA.ID, BADUNG-, Geliat pariwisata di Bali mulai menunjukan trand positif. Terutama pasca pemerintah daerah membukan akses masuk bagi wisatawan domestik di era new normal atau penerapan Bali era baru.

Manajemen Grya Pratama, satu diantara sejumlah pengelola properti villa di Bali yang mulai menunjukan trend positif dengan menerapkan paket inap dengan harga yang bersahabat dengan kantong usai dihantam pandemi Covid-19.

Operational Manager Grya Pratama, Teguh Kalake mengatakan pihaknya melakukan sejumlah langkah untuk menarik minat tamu yang berkunjung dan menginap di sejumlah akomodasi yang dikelola Grya Pratama.

Baca juga:

Ini Terobosan dan Program Unggulan yang Dicetus PENA NTT di Villa Puri Beji Badung

Pilkada Badung 2020: KPU Minta Rekomendasi SMSI Bali untuk Sosialiasi lewat Media Online

Tragis, Kata-kata ini ‘Bakar’ Amarah Sang Dosen, Nyawa Perawat Intan Melayang di Jalanan

Antara lain dengan menawarkan paket bulanan. Selain skema paket, pihaknya juga menyiasati dengan penyesuaian harga agar sesuai dengan pasar yang ada ditengah penerapan Bali era baru.

“Tadinya saat normal, villa yang kami kelola menawarkan paket harian, tapi sekarang dengan bulanan,” kata teguh saat ditemui Sabtu (08/08/2020) di Denpasar.

Ia mengatakan, pada situasi normal dikenakan tariff Rp. 4,5 juta per hari, tapi selama masa pandemi dan new normal dibanderol dengan harga Rp 1,5 juta.

Sementara untuk tarif bulanan pada kondisi normal Rp 25 – 35 juta per bulan. Sedangkan pada selama pandemi dan new normal dibanderol dengan harga Rp 15 juta.

“Saya ambil contoh Villa Puri Beji yang kami kelola, saat ini mulai diminati wisatawan domestik setelah pariwisata dibuka kembali. Trendnya cukup positif,” ujarnya.

Dituturkan Teguh pada kondisi normal pihaknya bisa kewalahan melayani permintaan tamu. Bahkan harus bekerjasama dengan penyedia jasa lainya.

“Kalau normal bisa sampai kewalahan melayani permintaan, bahkan harus bekerjasama dengan pihak untuk tetap memfasilitasi kebutuhan wisatawan.

  • Bagikan