Bagi yang Berniat Mudik, Ini Pesan Sekda Bali Dewa Made Indra

  • Bagikan
Bagi yang Berniat Mudik, Ini Pesan Sekda Bali Dewa Made Indra
Ketua Harian Gugus Tugas Percepata Penanganan Covid-19 Provinsi Bali, Dewa Made Indra (foto: Istimewa/Humas Pemprov Bali)
KEMBARA.ID, DENPASAR – Surat Gubernur Bali nomor 511/3222/Dishub, tentang Pengendalian Pintu Masuk Bali melalui Pelabuhan Penyeberangan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2020, pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriyah, mulai berlaku tanggal 1 Mei 2020.

Pintu masuk dan keluar Bali, ketat dijaga aparat gabungan Pemerintah provinsi /Kabupaten kota yang aparat TNI /Polri, petugas desa adat.

Untuk itu, Sekda Bali Dewa Made Indra yang juga Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid – 19 Provinsi Bali, meminta warga mematuhi aturan tersebut.

” Untuk itu dimohon pengertian masyarakat untuk mematuhi peraturan dan lebih baik tetap di tempat. Masyarakat Bali yang akan mudik lebih baik mempertimbangkannya,” kata Dewa Made Indra, Sabtu (2/5/2020).

Ia mengatakan, pengetatan ini tidak hanya dilakukan Pemprov Bali namun juga dilakukan pemerintah daerah lain.

” Untuk itu sebaiknya tidak mudik, dan tetap ditempat. Begitu pula krama Bali yang ada di luar daerah khususnya di daerah yang melakukan PSBB atau daerah zona merah, dimohon agar tetap di tempat jangan dulu pulang ke Bali,” ujarnya.

Ia menambahkan, kepulangan krama Bali bisa berdampak negatif pada diri sendiri (anda) , keluarga, dan masyarakat Bali.

” Karena kita tidak tahu jika kita terinfeksi atau tidak, sampai dilakukan tes. Untuk itu masyarakat Bali diminta tetap tinggal di tempat dulu, kecuali ada hal yang sangat penting atau mendesak,” katanya.

Selain itu, menurut dia, yang boleh melakukan perjalanan dikecualikan untuk angkutan logistik, kesehatan, diplomatik, tugas lembaga tinggi negara serta angkutan logistik penanganan Covid 19. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran Covid 19.

Berkaitan dengan hal ini, Pemerintah Provinsi Bali melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Bali menghimbau masyarakat Bali untuk mentaati peraturan tersebut dengan penuh disiplin sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid 19.

Terkait kebijakan ini melalui Gugus tugas dan berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten/kota, TNI, POLRI dan pemerintah pusat di daerah, bersama sama menegakkan peraturan Menteri Perhubungan tersebut dengan melakukan upaya penebalan penjagaan di pintu pintu masuk Pulau Bali, di Bandara Ngurah Rai, Pelabuhan Gilimanuk, Pelabuhan Benoa dan Pelabihan Padang Bai.

  • Bagikan