Badung Siap Terapkan New Normal 9 Juli, Terbitkan Panduan Pariwisata ditengah Pandemi Covid – 19

  • Bagikan
Badung Siap Terapkan New Normal 9 Juli, Terbitkan Panduan Pariwisata ditengah Pandemi Covid - 19
Bupati Giri Prasta saat melakukan kunjungan pengecekan kesiapan objek wisata Pantai Pandawa dalam menyambut budaya hidup baru, Selasa (23/6/2020) foto humas Badung.
KEMBARA.ID,BADUNG-Kabupaten Badung kini sedang mempersiapkan diri untuk membuka kembali sektor pariwisata, apabila nantinya sudah diijinkan oleh pemerintah pusat melalui Provinsi Bali.

Namun sebelum membuka diri, Pemkab Badung melalui Dinas Pariwisata sedang menggodok dan memverifikasi pedoman daerah tujuan wisata (DTW) menghadapi new normal atau budaya hidup baru di sektor pariwisata.

Hal ini disampaikan Bupati Giri Prasta saat melakukan kunjungan pengecekan kesiapan objek wisata Pantai Pandawa dalam menyambut budaya hidup baru, Selasa (23/6/ 2020).

Giri Prasta menerangkan bahwa hingga saat ini, Badung sudah mengeluarkan panduan menuju tatanan baru atau new normal khususnya di sektor pariwisata.

Panduan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Badung Nomor 259 Tahun 2020 tentang Panduan Stakeholder Pariwisata di Kabupaten Badung Menuju “New Normal” Trourism.

Baca juga :

John Kei Buka Suara Setelah Ditangkap Polisi, Ini Pengakuannya Soal Nus Kei

Ingin John Kei Tak Libatkan Orang Lain, Nus Kei: Saya Gentleman

Terungkap John Kei Beri Sinyal pada Anak Buah untuk Habisi Nyawa Pamannya

Dosen Fakultas Hukum Kirimkan Chat Mesum ke Mahasiswi, Datang ke Kamar Isi Sendiri Nilai

“Selama pandemi ini kami tidak hanya diam, sejak bulan Mei lalu kami sudah lakukan juga persiapan jika seandainya kemudian pemerintah pusat sudah mengizinkan untuk membuka kembali pariwisata, maka kami sudah sangat siap, kami juga mempersiapkan diri dengan menambahkan fasilitas kesehatan dan kebersihan di tempat wisata,” kata Giri Prasta.

Ia menyampaikan setidaknya ada beberapa poin konsen Kabupaten Badung dalam menyambut budaya hidup baru di sektor pariwisata, mengingat dengan adanya pandemi Covid-19 ini akan mengubah paradigma industri pariwisata dari yang mengejar quantity (kuantitas) beralih kepada industri pariwisata yang mengejar quality (kualitas).

Dia menjelaskan, pertama adalah membuat DTW yang ada dikawasan Badung clean, health dan safe. Pariwisata Badung berfokus pada sistem informasi dan manajemen pengunjung ke obyek-obyek wisata.

Kemudian yang kedua, akan ada pengecekan wisatawan dengan protokol kesehatan di pintu masuk utama daerah tujuan wisata.

  • Bagikan