Ayu dan Pasangan Terlarang Habisi Nyawa Bayi Sembilan Bulan, Takut Ketahuan karena Wajah Mirip Selingkuhan

  • Bagikan
Ayu dan Pasangan Terlarang Habisi Nyawa Bayi Sembilan Bulan, Takut Ketahuan karena Wajah Mirip Selingkuhan
Ilustrasi bayi. Foto ist /surya
KEMBARA.ID, LAMPUNG-Tindakan brutal dilakukan pasangan selingkuh Ayu Olivia bersama M Amin.

Mereka menghabisi nyawa bayi tidak berdosa berusia sembilan bulan bernama Kartini Suci Rahayu dengan cara memberi minuman ramuan terlarang, menekan keras dadanya dan menutup hidungnya.

Ramuan yang dicampur pasangan selingkuhan tersebut yang diberikan kepada bayi itu yakni campuran gula merah, asam jawa dan minyak rambut fanbo.

Pasangan ini mencekoki bayi sembilan, hingga kehabisan nafas dan tewas.

Bayi ini dibunuh lantaran Ayu Olivia takut skandal perselingkuhanya dengan M Amin terbongkar.

Ketakutan mereka berawal dari dugaan tetangga yang membicarakan bahwa wajah bayi sembilan itu mirip M Amin pria selingkuhan Ayu Olivia.

Video Kronologi Komang Dana Selamat dari Mobil Terbakar, Tabrakan Beruntun di Jalur Utama Singaraja-Seririt

Perselingkuhan mereka telah berlangsung lama. Saat itu Ayu Olivia dalam keadaan hamil lima bulan bayi Kartini Suci Rahayu.

Hubungan terlarang ini menjadi buah bibir tetangga di lingkungan mereka tinggal, Kelurahan Talang, Kecamatan Telukbetung Selatan, Bandar Lampung.

“Takut ketahuan saya selingkuh sama dia (Ayu Olivia) karena bayi yang dilahirkan dia mirip sama muka saya, “kata pelaku M Amin di Polsek Telukbetung Selatan, Selasa 9 Februari 2021 seperti dilansir kembara.id dari suara.com.

Pelaku Amin juga yang mengajak si Ayu untuk meniadakan nyawa bayi tak berdosa itu.

Dia membujuk Ayu untuk sama – sama memberi ramuan tersebut.

Gede Arya Sandi Ditembak Polisi, Si Licin dari Jeruji Besi

Remaja 17 Tahun Tewas Dianiaya, Pelaku Tak Suka Kekasihnya Kerap Diganggu Sang Mantan

“Saya ngebujuk dia (Ayu) supaya bayi itu dibunuh karena mukanya mirip saya,” tambahnya.

Mereka telah berencana ingin membunuh bayi ini sejak tiga bulan lalu.

Saat itu mereka belum memiliki kesempatan, hingga tiba saatnya mereka berpikir untuk membunuh bayi dengan cara cekoki ramuan.

Proses pembunuhan terjadi di rumah kontrakan temannya, pada Sabtu 6 Februari 2021.

  • Bagikan