Ancaman Benang Layangan di Jalan, Kepolisian Gianyar Turun ke Lokasi Bermain

  • Bagikan
Ancaman Benang Layangan di Jalan, Kepolisian Gianyar Turun ke Lokasi Bermain
Kasat Binmas Polres Gianyar AKP Gede Endrawan saat memberikan sosialisasi kepada pemain layangan di daerah Gianyar belum lama ini. ist foto Tribun Bali.
KEMBARA.ID,GIANYAR-Kepolisian Resor (Polres) Gianyar mengarahkan atensi penuh terhadap ancaman benang layangan di jalan yang bisa memakan korban.

Apalagi, baru-baru ini di Denpasar, Bali, benang layangan memakan korban dengan kronologis tersangkut dan jatuh dari sepeda motor akibat kehilangan keseimbangan.

Sementara di Gianyar, kejadian serupa terjadi namun korban hanya mengalami luka ringan.

Dilansir Tribun Bali, Minggu (21/6/2020), sejak ada korban meninggal di Denpasar, Bali, masyarakat menjadi resah.

Warga asal Ubud Yande Wirata, mengatakan, masyarakat resah setelah ada kejadian pengendara di Denpasar meninggal dunia.

Apalagi banyak layangan yang diinapkan.

Baca juga ;

Aksi WNA Belgia ini Bikin Geram Warga, Beruntung Tidak Sempat Diamuk Massa

Oknum Kadus di Karangasem Lakukan Tindakan Tak Terpuji di Kos-kosan Selingkuhannya, Berujung di Polisi

Franky Hercules Angkat Bicara Soal Pistol di Video Viral Bareng Ketut Ismaya

“Sejak kejadian di Denpasar itu, yang ada pengendara sampai meninggal, kami jadi resah, apalagi banyak layangan diinapkan sehingga potensi layangan jatuh dan tali membentang di jalan lebih tinggi.

Semoga jadi perhatian masyarakat,” ujar dia.

Kasat Binmas Polres Gianyar, AKP Gede Endrawan Pande mengatakan, pihaknya sudah memberikan atensi terhadap kondisi ini sejak jauh-jauh hari, tepatnya, 5 Juni 2020.

Dimana AKP Endrawan dan semua anggota turun langsung ke tempat-tempat orang bermain layangan.

Namun, AKP Endrawan menegaskan, atensi yang diberikan bukan dalam bentuk melarang masyarakat bermain layangan.

Sebab kata dia, bermain layangan saat ini menjadi salah satu kegiatan menghibur diri, dan dapat meningkatkan imun tubuh dalam situasi pandemi covid-19.

Pihaknya hadir ke masyarakat pemain layangan untuk melindungi mereka, memberikan penjelasan agar tidak bermain layangan dekat jaringan PLN untuk mengindari sengatan listrik bertegangan tinggi yang dapat merenggut nyawa.

Baca juga :

Pedagang Canang Tulari Virus Corona ke Sembilan Orang, Denpasar Catat Pasien Positif Tertinggi

Video Ketut Ismaya dan Franky Hercules Berujung di Polda Bali, Wayan Suyasa Dipanggil Polisi

  • Bagikan