4 Orang Tewas dan 2 Orang Selamat di Jimbaran, Diduga Keracunan Tabung Gas Bocor

  • Bagikan
4 Orang Tewas dan 2 Orang Selamat di Jimbaran, Diduga Keracunan Tabung Gas Bocor
Basarnas evakuasi korban diduga keracunan tabuyng gas bocor (Istimewa/Sc IG @baliprawara)
KEMBARA.ID – Warga di sekitar lingkungan Taman Griya, Jimbaran Badung Bali dikejutkan dengan peristiwa diduga kebocoran tabung gas di salah satu rumah di wilayah itu.

Dugaan kebocoran tabung gas disebut menewaskan empat orang yang ada di dalam rumah tersebut, Sabtu (19/12/2020) pagi sekitar pukul 10.00 Wita.

Tim Basarnas kemudian dengan sigap mengevakuasi jenazah para korban menuju kamar jenazah.

Video evakuasi para korban ini viral di sosial media sebagaimana diunggah oleh akun @baliprawara.

Akun instagram ini mengunggah sebuah video yang memperlihatkan para petugas dari Basarnas menggunakan pakaian lengkap mengevakuasi jenazah dan korban yang selamat menggunakan ambulans menuju rumah sakit.

“Kejadian tabung gas bocor terjadi di Jalan Danau Batur Raya, Lingkungan Taman Griya, Jimbaran. Korban keracunan gas yang meninggal dunia, akhirnya dievakuasi menuju kamar jenazah. Dari info yang didapat, sebelumnya seorang korban yang selamat, sempat dibawa ke Rumah Sakit, namun, akhirnya meninggal dunia. Dari 6 orang yang sempat berada di TKP, korban meninggal sebanyak 4 orang, dan selamat 2 orang,” begitu tulis akun @baliprawara dalam pada unggahannya yang dilansir media ini Sabtu (19/12/2020)

Dikutip dari baliprawara.com, disebutkan korban yang berada dalam rumah tersebut berjumlah 6 orang.

Empat orang di antaranya dinyatakan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya selamat.

Menurut penuturan Udin, salah seorang saksi mata yang berada di sekitar lokasi kejadian mengatakan bahwa dirinya smepat mencium bau gas yang diduga berasal dari rumah tersebut.

Udin bekerja sebagai karyawan toko komputer di sekitar lokasi kejadian.

Udin menuturkan dirinya sempat dimintai bantuan untuk menolong para korban yang ada di dalam rumah tersebut.

Namun ia tidak berani masuk karena bau gas yang sangat menyengat.

“Bos pemilik tempat sempat meminta bantuan, saya tidak bernai masuk karena kondisi tidak memungkinkan,” ujar Udin dilansir dari baliprawara.com.

Hingga berita ini diturunkan belum ada komentar resmi dari pihak terkait mengenai peristiwa ini.

  • Bagikan