29 Warga dari Zona Merah Covid-19 Masuk Denpasar Jumat Dini Hari, Satpol PP Langsung Ambil Tindakan

  • Bagikan
29 Warga dari Zona Merah Covid-19 Masuk Denpasar Jumat Dini Hari, Satpol PP Langsung Ambil Tindakan
Puluhan Duktang dipulangkan Satpol PP Kota Denpasar ke daerah asalnya (istimewa: IG @satpolpp_denpasar)
KEMBARA.ID –  Sejumlah penduduk pendatang (duktang) yang masuk ke Kota Denpasar terpaksa dipulangkan ke daerah asalnya hari ini, Jumat (12/06/2020).

Mereka tiba di Kota Denpasar melalui pelabuhan Gilimanuk pada Jumat dini hari tadi.

Dilansir dari Kompas.com, total sekitar 29 orang penduduk pendatang dari zona merah Covid-19 yang dipulangkan hari ini melalui Pelabuhan Gilimanuk.

bBaca juga:

Mama Muda Nekat Akhiri Hidup Lantaran Tak Percaya Diri Bekas Jahitan Melahirkan

Terbangun karena Suara Berisik, Istri Pergoki Suami Lakukan Aksi Tak Senonoh pada Putrinya

Tagihan Listrik Teguh Melonjak Rp 20 Juta, PLN Akui Kapasitor Rusak, Tapi Tagihan Tetap Harus Dibayar

Kepada awak media, Dewa Gede Anom Sayoga selaku Kepala Satpol PP Kota Denpasar mengatakan  para duktang ini ke Bali untuk bekerja di salah satu perusahaan gas di Kota Denpasar.

Saat diperiksa ternayat ada yang membawa hasil rapdi test namun ada juga yang tidak membawa dokumen hasil rapid test tersebut yang mana itu merupakan persyaratan masuk ke Bali.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, 29 warga ini hanya tinggal di dua kamar kos di daerah Tegal Kertha, Denpasar.

Warga yang khawatir dengan keberadaan mereka akhirnya memberitahukan kepada Satpol PP Kota Denpasar untuk ditindaklanjuti.

Kini ke-29 warga itu sudah dipulangkan ke daerah asalnya melalui Pelabuhan Gilimanuk.

bBaca juga :

Bertambah 20 Kasus Positif Covid-19 di Denpasar, Didominasi Wanita

18 Pedagang Positif Covid-19, Pasar Malam Kumbasari Ditutup Total

Sempat Lepas Infus Sendiri dan Paksa Pulang, Pasien Positif Covid-19 di Denpasar Meninggal Dunia

“Mereka datang dari daerah zona merah ke daerah yang juga zona merah, sehingga kita pulangkan” kata Anom Sayoga dikutip dari Kompas.com.

Anom Sayoga juga mengungkapkan dari pemeriksaan tersebut ternyata para duktang ini belum punya tujuan kerja yang jelas.

Ia mengatakan pemulangan ini untuk mencegah merebaknya penularan covid-19, apalagi saat ini sedang dalam persiapan menuju kenormalan baru. (*)

  • Bagikan