100 Polisi Senjata Lengkap Jaga Polsek Setelah Diserang 200 Orang

  • Bagikan
100 Polisi Senjata Lengkap Jaga Polsek Setelah Diserang 200 Orang
Ilustrasi penjagaan ketat oleh anggota polisi bersenjata lengkap. Foto ist/tirto.ID
KEMBARA.ID, PADANG-Polisi bersenjata lengkap berjumlah 100 anggota menjaga ketat Mapolsek Sungai Pagu, Solok Selatan, Sumatera Barat, setelah penyerangan yang dilakukan 200 orang.

100 anggota bersenjata lengkap ini menjaga Mapolsek Sejak Rabu (27/1/2021).

Mereka diperbantukan dari Polres Solok Selatan.

“Saat ini ada 100 personel yang berjaga-jaga di Mapolsek Sungai Pagu, ” kata Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto seperti dilansir kembara.id dari Kompas.com, Kamis (28/1/2021).

Menurut Tedy Purnanto, penjagaan ketat ini setelah kejadian penyerangan warga.

Baca juga:

200 Orang Serang Polsek, Tak Terima Tersangka Judi Ditembak, Polisi Disabet Golok

Video Penikaman di Gang Ikan Mas Sesetan Denpasar, Korban Tergeletak Tak Begerak di Jalan

Tempat Usaha Dibatasi Hanya Sampai Pukul 20.00 WITA, Ini SE Baru Gubernur Bali Koster

Selain anggota polisi bersenjata lengkap, personil dari Polda Sumatera Barat (Sumbar) juga dikerahkan ke Mapolsek Sungai Pagu.

Namun Tedy juga menyampaikan kondisi terkini setelah penjagaan ketat di Mapolsek.

Menurut dia, situasi mulai kondusif, warga berangsur kembali ke rumah masing-masing.

“Sekarang mereka sudah bubar, kembali ke rumahnya masing-masing,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kurang lebih 200 orang datang menyerang sebuah Polsek.

Mereka diduga marah lantaran keluarga mereka yang merupakan tersangka dan daftar pencarian orang (DPO) kasus judi dan beberapa kasus lainnya ditembak polisi.

Satu Preman Tewas Lainnya Sekarat di Tangan 13 Petani Sayur, Merasa Tak Nyaman Diperas Tiap Hari

Tersangka meninggal dunia karena diduga tertembak di bagian kepala.

Ia melawan dengan senjata tajam saat hendak ditangkap polisi.

Tersangka berinisial DG ini menyerang polisi dengan golok.

Satu anggota polisi menjadi korban sabetan golok di bagian tangan.

Polisi mengambil tindakan tegas, melumpuhkan tersangka. Ia tewas ketika dilarikan ke rumah sakit.

200 warga yang merupakan keluarga tersangka tidak terima dengan kejadian tersebut.

Mereka menyerang Polsek.

Kaca Polsek pecah karena dilempari dari jarak jauh.

  • Bagikan